Demi masa.

on Rabu, 13 Agustus 2014


Sungguh manusia berada dalam kerugian.

Kecuali orang orang yang beriman

dan mengerjakan kebajikan

serta saling menasehati untuk kebenaran

dan saling menasehati untuk kesabaran. (QS. AL'ASHR:1-3)



Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi,

dan pergantian malam dan siang

terdapat tanda tanda kebesaran Allah

bagi orang yang berakal (Al Bab)

yaitu orang orang yang mengingat Allah sambil bediri,

duduk, atau dalam keadaan berbaring,

dan mereka memikirkan

tentang penciptaan langit dan bumi

(seraya berkata),

"Wahai Tuhan kami,

tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia sia;

Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.

(Ali Imran: 190-191)



Demi jiwa (nafsu) serta penyempurnaan ciptaannya

Maka Dia mengilhamkan kepadanya

jalan kejahatan dan ketaqwaanya

Sunnguh beruntung orang yang menyucikanya jiwa itu

Dan sungguh rugi orang yang mengotorinya (Asy Syams:7-10)



Janganlah kamu mengikuti hawa nafsu,

karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah (38:26)



Dan janganlah kamu

seperti orang orang yang lupa kepada Allah,

sehingga Allah menjadikan mereka

lupa aka diri mereka sendiri.

mereka itulah orang orang fasik. (Al-Hasyr:19)



Iman yang sejalan bersama dengan Islam

Akal pikiran yang sejalan bersama dengan Ilmu Allah

Nafsu (Hati dan Jiwa) yang sejalan bersama Amal

Hati atau Jiwa tempat iman, perasaan dan nafsu bersemayam

Akal tempat Pikiran dan Ilmu Allah bersemayam

Akhlaq tempat semuanya berhidup dan bersemayam



Ketika iman hidup dengan nafsu,

tanpa akal dan ilmu,

lumpuhlah iman itu

nafsu pun tak terarahkan semestinya

Hiduppun akan penuh

dengan ketidak sempurnaan

dan kelumpuhan cahaya



Ketika akal hidup dengan nafsu,

tanpa iman,

hancurlah hidup itu

akal menjadi akal bulus,

suka membohongi Allah dan makhlukNya

nafsupun merajalela bermaksiat

Hiduppun akan penuh

dengan kejahatan dan kegelapan hati

Inilah yang disebut Allah, kaum Kafir



Ketika nafsu hidup tanpa iman dan akal

jadilah dia lebih rendah dari binatang

karena binatang masih punya iman pada Allah



Ketika iman hidup dengan akal

tanpa nafsu

jadilah dia seorang malaikat pesuruh Allah

yang tugasnya menyerpis Allah dan manusia

atau pesuruh Allah untuk manusia



Ketika iman hidup dengan akal dan nafsu

jadilah dia hamba Allah yang soleh

derajatnya lebih baik dari malaikat

nafsunya dididik Allah dan Quran

nafsunya menjadi nafsu yang mutmainah

nafsu yang tenang penuh dengan kebaikan

sehingga sempurnalah iman dan amalannya



Ketika iman hidup dengan akal,

tanpa amal,

cacatlah iman itu

Allah menyebutnya kaum fasikin



Ketika amal hidup dengan akal,

tanpa iman,

tertolaklah amalnya oleh Allah

bagai fatomargana dan debu yang beterbangan

Inipun disebut kaum Kafir



Ketika nafsu dikendalikan iman dan akal

inilah nafsu yang diridloi Allah

Jadilah dia orang orang yang soleh

Allahpun ridlo padanya dan dia ridlo pada Allah



Ketika nafsu mengendalikan iman dan akal

Masuklah setan jadi sopir nafsu itu

Jadilah dia setan berbentuk manusia

Dan Allah pun murka padanya,

karena dia telah menjadikan

nafsunya sebagai Tuhannya



Ingatlah kita.....,

Allah mendidik nafsu

Nafsu memicu amal perbuatan

jadilah dia amal solih yang mulia

lebih mulia dari amalan malaikat



Setan membidik nafsu

sehingga nafsunya dicontrol setan

Nafsu memicu amal perbuatan

jadilah dia amalan yang keji dan munkar

lebih hina dari binatang

dan sama dengan amalan setan



Dari itu, kendalikanlah nafsu kita

dengan memakai iman dan islam,

akal dan ilmu

yang berlandaskan Quran dan hadis,

yang akan menyempurnakan akhlaq dan hidup kita

dan kitapun akan mendapat ridlo Allah,

ampunan dan dan surgaNya



Marilah kita menghidupkan semuanya itu

didalam diri dan hidup kita

dengan mendirikan shalat lima waktu dan sunatnya,

membaca Qur'an dan artinya dan mengamalkannya

dan dengan bersedeqah walau hanya dengan tersenyum,

sebuah qurma dan perkatan baik



Inilah hidup dan kehidupan yang dikendaki Allah

dan di tuntut Allah

sebagai hamba dan ciptaanNya



Semoga kita semua menjadi hamba Allah yang soleh

yang selalu memakai Iman, Islam, Akal, Ilmu

dan Nafsu Mutmainah,

(berpikir dan berzikir / Al Bab)

dalam amalan soleh kita....

amin

0 komentar:

Posting Komentar